Mengenal Teknologi e-Sim yang Akan Gantikan SIM Card

  • Share
Teknologi e-Sim
Teknologi e-Sim

Selama ini untuk mengoperasikan ponsel, Anda membutuhkan SIM Card yang berguna sebagai identitas ponsel Anda. Seiring bergesernya zaman, kabarnya teknologi SIM card ini akan segera tergantikan dengan e-Sim. Sekelas perusahaan raksasa seperti Google dan Apple pun diketahui sudah pernah merilis produk yang dibekali dengan teknologi e-Sim.

Lalu, seperti apa e-Sim ini dan apa saja keuntungan ketika e-Sim ini nantinya mulai resmi digunakan secara umum layaknya Sim card yang ada saat ini? Berikut ulasannya untuk Anda.

Mengenal Teknologi e-Sim

e-Sim merupakan kependekan dari Embedded Subscriber Identity Module. Teknologi ini memungkinkan Sim card yang biasanya memiliki bentuk fisik dan dapat dilepas atau dipasang sesuka hati menjadi tertanam di dalam motherboard ponsel. Sehingga Anda tidak bisa melepas atau memasangnya sesuka hati lagi.

Teknologi e-Sim sendiri mulai diperkenalkan pada Mobile World Congress (MWC) pada tahun 2017 lalu. Salah satu kelebihan yang dimiliki e-Sim adalah dapat menyimpan lebih banyak profil, hal ini membuat Anda tidak perlu lagi berganti Sim card ketika Anda pergi le luar negeri.

Tak hanya itu saja e-Sim juga sudah dilengkapi dengan fitur telco-netral, yang mana dapat membuat Anda mengubah status e-Sim Anda yang semula pasca bayar menjadi pra bayar, atau berlaku juga sebaliknya.

Diperkirakan ponsel di masa depan akan menjadi lebih slim lagi, sebab apabila teknologi e-Sim diterapkan maka sebuah ponsel mungkin tidak membutuhkan wadah khusus untuk Sim card. Hal ini karena e-Sim akan tertanam di motherboard ponsel Anda.

Berbagai Keuntungan Penggunaan e-Sim Secara Bisnis

Penggunaan e-Sim ternyata tidak hanya memberikan manfaat pada operator seluler, akan tetapi secara bisnis juga bisa memberi manfaat pada produsen ponsel.

Bagi operator seluler kemunculan e-Sim dapat memberikan kategori yang baru dalam konektivitas. Keberadaan e-Sim juga dapat membantu peningkatan layanan operator. Hal ini karena e-Sim mampu menghubungkan perangkat yang sau dan yang lain dengan berbasis ekosistem.

Bagi produsen ponsel, penggunaan e-Sim pada produk garapan mereka dapat memberikan satu unique value yang dapat dijadikan sebagai pembeda dengan produk lainnya paling tidakĀ  untuk beberapa seri produk yang mereka keluarkan. Hal ini tentu bisa menjadi point unik yang bisa menarik minat dari konsumen.

Baca juga : Rekomendasi Daftar HP dengan Teknologi 5G

Negara Mana Saja yang Sudah Mendukung e-Sim?

Sampai dengan saat ini sudah ada setidaknya 10 negara yang mendukung penggunaan e-Sim, dan Anda patut berbangga karena salah satu diantaranya yaitu Indonesia. Sembilan negara lain yang mendukung e-Sim diantaranya Kroasia, Amerika Serikat, Austria, Kanada, Hungaria, Republik Ceko, India, Jerman, dan Spanyol.

Di Indonesia sendiri satu-satunya provider yang sudah mendukung e-Sim adalah Smartfren. Saat ini pengguna Smartfren dapat mengajukan permohonan penggunaan e-Sim secara digital, artinya Anda tidak perlu keluar rumah. Tentunya hal ini sangat memudahkan bukan?

Nah, itulah sekilas tentang teknologi e-Sim, tertarikkah Anda mencobanya?

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *