Salah Transfer ? Jangan Keburu Panik, Berikut Cara Membatalkan Transferan yang Sudah Terkirim

  • Share
Salah Transfer ? Jangan Keburu Panik, Berikut Cara Membatalkan Transferan yang Sudah Terkirim
Internet Banking Online Payment Technology Concept

Layanan transfer dana menjadi salah satu fitur dari perbankan yang kerap dilakukan oleh para nasabah, baik itu transfer melalui ATM, internet banking, sms banking, mobile banking, atau lewat slip transfer. Dalam hal ini, tak jarang ditemukan nasabah mengalami kesalahan transfer hingga penipuan. Lantas bagaimana cara membatalkan transferan yang sudah terkirim ? Simak ulasannya berikut.

Cara Membatalkan Transferan

1. Segera Melapor ke Bank

Salah Transfer ? Jangan Keburu Panik, Berikut Cara Membatalkan Transferan yang Sudah Terkirim

Jika mengalami kesalahan transfer, maka jangan keburu panik. Sebaiknya segera melapor ke CS (Customer Service) bank terkait, dengan mendatangi cabang bank terdekat. Namun jika jaraknya cukup jauh dan memakan waktu untuk datang secara langsung ke bank, maka nasabah dapat menghubungi call centernya.

Setelah itu laporkan masalah anda, misalnya kesalahan transfer atau penipuan yang dialami. Ceritakan kronologis apa yang terjadi secara jelas dan runtut, mulai dari transfer uang melalui apa, apakah itu dari ATM, mobile banking, internet banking, atau lainnya. Kemudian transfer uang dari rekening apa ke nomor rekening apa dan dari bank mana.

Jelaskan pula nominal uang yang anda transfer, hingga kapan hari dan jam berapa anda melakukan transfer tersebut sebagai cara membatalkan transferan yang sudah terkirim. Ketika laporan ini sudah diterima oleh pihak customer service, maka CS bank pun akan memvalidasi terkait dengan kepemilikan rekening.

2. Siapkan Berkas

Anda perlu menyiapkan beberapa berkas sebagai bukti apa yang telah anda alami. Berkas ini perlu disiapkan baik ketika anda melapor langsung ke cabang bank terdekat maupun melalui telepon. Berkas yang umum diminta adalah bukti transfer yang telah anda lakukan, bukti ini bisa dalam bentuk foto atau screenshot.

Selain itu, beberapa berkas yang juga sebaiknya disiapkan adalah Kartu Tanda Penduduk asli maupun fotokopi, buku tabungan serta print koran, surat laporan penipuan dari kantor polisi jika masalahnya adalah penipuan, surat kejadian kronologis yang sudah bermaterai dan bertanda tangan, juga surat permohonan blokir rekening yang bermaterai.

3. Verifikasi dari Bank

Cara membatalkan transferan yang sudah terkirim selanjutnya yaitu menunggu verifikasi dari pihak bank. Inilah mengapa berkas berkas yang anda siapkan sebelumnya harus lengkap, agar pihak bank bisa segera memproses laporan. Dalam hal ini, pihak bank akan bertindak sebagai mediator yang akan memediasi antara anda dengan si pemilik rekening yang menerima transfer.

Jika ini dilaporkan atas penipuan, maka selain pihak bank akan mengeluarkan nota laporan penipuan, nomor rekening penipu juga akan dibekukan terlebih dahulu sebelum menghubunginya. Pada proses mediasi, apabila pemilik rekening yang menerima transfer ternyata tidak mau mengembalikan uang yang masuk. Maka pihak bank akan bekerjasama dengan kepolisian.

Pasalnya pihak bank sendiri tidak diizinkan untuk menarik dana pada rekening seseorang apabila orang terkait tidak mengizinkan. Jadi langkah yang diambil adalah bekerjasama dengan kepolisian, saat pemilik rekening yang menerima transfer menolak untuk mengembalikan uang anda.
Nantinya penipu yang sudah diperoleh data datanya dari pihak bank ini akan masuk ke dalam DPO (Daftar Pencarian Orang), juga terancam pidana.

Bisa lain cerita jika pada proses mediasi ternyata pemilik rekening tersebut ternyata mau mengembalikan uang anda. Maka cara membatalkan transferan yang sudah terkirim sudah selesai, dan dalam waktu 1×24 jam uang anda akan kembali.

Dari ulasan di atas, bisa dilihat bahwa membatalkan transferan sebenarnya tidak bisa dilakukan oleh nasabah sendiri. Bahkan pihak bank pun tidak dapat menjanjikan uang anda dapat kembali secara utuh, sebab mereka juga tidak bisa asal mengambil uang di dalam rekening para nasabah. Jadi anda perlu berhati hati saat hendak melakukan transfer, terlebih pada orang asing.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *