Mengenal Alat Pendeteksi Covid-19 GeNose dan Cara Kerjanya

  • Share
Covid-19 GeNose
Covid-19 GeNose

Saat ini Indonesia telah berhasil menemukan suatu alat screening covid-19 yang dapat dilakukan dengan metode yang lebih mudah, cepat dan murah. Adalah GeNose, sebuah perangkat pendeteksi covid-19 yang diciptakan oleh UGM dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Lalu apa sebenarnya pendeteksi covid-19 GeNose ini dan bagaimanakah cara kerjanya?

Sekilas Tentang Alat Pendeteksi Covid-19 GeNose

GeNose merupakan sebuah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan berdasarkan teknologi kecerdasan buatan. Alat ini bekerja dengan cara mendeteksi adanya VOC atau Volatile Organic Compound yang keluar bersama dengan nafas yang umumnya terbentuk pada seseorang yang terjangkit covid-19

Itulah mengapa ketika akan melakukan tes menggunakan pendeteksi covid-19 GeNose maka Anda akan diminta untuk menghembuskan nafas lalu melepasnya pada sebuah kantong khusus yang nantinya akan dipasang ke sebuah alat khusus untuk dianalisis.

Dengan mengusung teknologi komputasi awan, informasi mengenai hasil analisis alat pendeteksi covid-19 ini dapat diperoleh secara real-time. Anda bahkan hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit saja untuk mengetahui hasil dari tes GeNose ini. Tentu saja hal ini menguntungkan untuk tes tahap awal screening, apalagi saat ini tes GeNose dibandrol dengan harga yang sangat murah.

Tak hanya itu saja, GeNose ternyata bisa digunakan di mana saja oleh tenaga medis, akan tetapi hasil analisis sampel akan terkumpul dalam satu tempat. Hal ini membuat validitas data tetap terjaga pada semua alat GeNose yang terkoneksi. Alat GeNose ini dapat memeriksa sekitar 120 sampel per hari dengan estimasi pemeriksaan sekitar 2 hingga 3 menit.

Bisakah Alat Pendeteksi Covid-19 GeNose Ini Menggantikan Swab PCR?

Meski saat ini GeNose memang sudah mendapatkan izin beroperasi dari Kementerian Kesehatan, namun banyak ahli menyatakan bahwa penggunaan alat tes GeNose ini masih harus terus ditingkatkan akurasinya. Para ahli juga sepakat bahwa sampai saat ini tes paling ideal dan akurat adalah tetap swab PCR.

Tes napas yang dilakukan alat GeNose ini dinilai memiliki kompleksitas yang cukup tinggi. Mengingat bahwa nafas manusia bisa saja mengandung banyak bakteri lain maupun komponen lain dari mulut yang dapat mempengaruhi hasil tes. Meski begitu GeNose ini cukup efektif untuk tes atau screening awal.

Baca juga : Mengenal Jenis-Jenis Tes Covid-19, Pilih Sesuai Kebutuhan!

Jika pada tahap awal screening seseorang terdeteksi positif covid-19, maka langkah selanjutnya adalah orang tersebut harus segera melakukan tes swab PCR untuk memastikan diagnosis awal tersebut.

Saat ini tes GeNose lebih banyak digunakan di fasilitas umum khususnya stasiun dan bandara. Hal ini ditujukan untuk screening calon penumpang yang akan bepergian menggunakan layanan transportasi umum namun tidak memiliki dana cukup untuk melakukan swab antigen.

Jadi kesimpulannya adalah bahwa alat pendeteksi covid-19 GeNose ini merupakan hasil pengembangan dari teknologi kecerdasan buatan dan dapat dijadikan sebagai langkah awal screening covid-19.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *