Inilah Tips Menyusun Rencana Bisnis Cocok Anda Terapkan

  • Share
menyusun rencana bisnis
menyusun rencana bisnis

Apakah Anda memiliki keinginan untuk memulai bisnis? Atau masih sekedar punya niatan untuk memiliki bisnis? Well,  apa yang ada dala benak Anda tersebut tentu saja merupakan sebuah berkah yang harus disyukuri karena tak semua orang memilikinya. Walau begitu, Anda tidak bisa asal memilih bisnis dan perlu perencanaan (bussiness plan) yang baik sebagai wujud syukur tersebut. Tips menyusun rencana bisnis kali ini, mungkin bisa menjadi titik awal perjalanan Anda.

Tips Menyusun Rencana Bisnis, Apa Saja yang Perlu Anda Lakukan?

Memiliki sebuah usaha, entah itu usaha utama atau sekedar usaha sampingan, memang bisa menjadi impian bagi kebanyakan orang. Ya, siapa yang tidak ingin penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari sekaligus bisa membantu orang lain? Namun, tanpa perencanaan yang baik, bukan tidak ungkin sebuah ide bisnis bisa jadi petaka. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui beberapa hal dalam tips menyusun rencana bisnis agar lebih efektif dan efisien eksekusinya.

Tentukan Tujuan 

Hal pertama yang perlu Anda ketahui saat ingin menyusun bussiness plan ini adalah menentukan tujuan bisnis itu sendiri, atau katakanlah apa visi dan misi bisnis Anda yang berdampak pada perencanaan jangka panjang. Menemukannya, Anda bisa menganalisa lagi latar belakang yang mendasari keinginan bisnis Anda.

Deskripsikan Bisnis

Selanjutnya, Anda bisa mulai menjelaskan, apa sebenarnya bisnis Anda tersebut. Anda bisa memulainya dari produk atau jasa yang akan Anda tawarkan. Caranya, Anda bisa membuat daftar pertanyaan tentang produk tersebut sehingga Anda bisa lebih mudah dalam membuat deskripsinya. Anda juga bisa memulainya dari kelebihan dan kekurangan produk atau lainnya. Hal ini berguna dalam penentuan strategi marketing bisnis Anda nantinya.

Tentukan Target Konsumen

Melakukan penargetan yaitu upaya untuk lebih mengetahui dan memahami calon pelanggan sehingga Anda bisa lebih menyesuaikan produk hingga memilih strategi pemasaran yang lpaling tepat bagi calon pelanggan tersebut. Target konsumen ini bisa Anda analisa dari siapa saja orang yang paling mungkin membeli atau menggunakan produk dan layanan Anda, bisa dari usia, jenis kelamin, pekerjaan, alamat dan sebagainya. Pelanggan adalah orang yang membeli atau menggunakan produk Anda secara berkelanjutan, tak hanya sekali dua kali saja bukan?

Platform Menawarkan Produk atau Layanan

Tuliskan bagaimana pelanggan Anda bisa mendapatkan produk atau layanan, online ataukah offline. Tentunya hal ini bisa didasarkan pada usaha Anda, dimana bisnis online dianggap lebih disukai untuk saat ini. Namun pilihan tetap ada di tangan Anda, kalaupun sudah berjalan offline, Anda bisa meng-onlinekannya dengan menggunakan teknik atau strategi baru.

Kenali Kompetitor

Menghadapi persaingan bisnis, Anda bisa mengenali, meniru dan menerapkan cara-cara yang lebih baik dari apa yang sudah dilakukan pesaing bisnis. Inilah cara menanggapi persaingan bisnis yang sehat dan elegan.

Mintai Pendapat Pelanggan

Tanpa mengganggu privasi pelanggan, Anda bisa mencoba meminta pendapat pelanggan atas produk dan layanan Anda. Tujuannya adalah, untuk mengetahui apakah produk dan layanan yang Anda berikan sudah menjadi solusi terbaik bagi kebutuhan dan keinginan pelanggan, atau masih ada yang kurang dan perlu ditingkatkan lagi.

Dengan Siapa Anda Bekerja Sama

Menjalankan bisnis, kemungkinan Anda akan menjalin kerja sama dengan  orang lain. Meskipun Anda berstatus sebagai pemilik bisnis, jangan pernah memandang remeh pada mitra dan pekerja. Keberlangsungan bisnis Anda nantinya, juga dipengaruhi oleh kontribusi mereka pula.

Menentukan Struktur, Manajemen, Strategi Operasional dan Strategi Marketing

Sekecil apapun bisnis yang sedang Anda rencanakan, Anda tetap harus memperhatikan struktur, manajemen, strategi operasional dan strategi marketing produk. Hal ini untuk memastikan bahwa bisnis Anda bisa mencapai tujuannya dengan efektif dan efisien.

Manajemen Keuangan

Begitu pula dengan hal manajemen keuangan yang tetap penting bagi suatu bisnis, sekecil apapun modal yang digunakan. Format laporan keuangan yang tepat, berguna dalam memutuskan hal terkait operasional hingga pengembangan bisnis.

Manajemen Risiko

Bisnis, sekecil apapun, identik dengan risiko yang harus siap diantisipasi dengan rencana strategi khusus. Anda bisa meraba seberapa tinggi risiko dengan berkonsultasi pada mereka yang lebih profesional. Dengan memiliki manajemen risiko, Anda pun bisa lebih siap jika bisnis mengalami hal yang terburuk.

Rencana Pengembangan Bisnis

Tentunya Anda ingin bisnis yang Anda kelola, dapat berkembang seiring waktu bukan? Pada saatnya nanti, Anda membutuhkan partner bisnis. Tentu saja karena Anda tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Hal-hal seperti mencari investor baru, join dengan bisnis lain, buka cabang baru, menambah kapasitas produksi atau jenis produk adalah hal-hal yang termasuk dalam pengembangan bisnis dan melibatkan pihak lain yang harus Anda kenal betul secara personal, baik dari latar belakang dan kepribadiannya.

Demikianlah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam tips menyusun rencana bisnis agar proyeksi Anda bisa tercapai dengan tepat. Anda pun bisa segera menanyakan rencana yang sudah Anda tuliskan ini kepada orang-orang yang mungkin terlibat dalam bisnis tersebut dan meminta pendapat mereka.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *