Perhatikan 7 Cara Memilih Tanah Kavling yang Baik Berikut Ini

  • Share
Cara memilih tanah kavling yang baik
Cara memilih tanah kavling yang baik

Bagi orang yang ingin membangun tempat tinggal dalam waktu dekat atau ingin berinvestasi pasti akan tertarik membeli tanah kavling. Bagaimana tidak? tanah kosong siap pakai yang sudah dipetak-petakan ini cukup menjanjikan karena harga tanah yang mengalami kenaikan rata-rata 20%-25% setiap tahunnya.

Meskipun menjanjikan, namun Anda perlu mempertimbangkan tanah kavling yang akan Anda beli agar mendapatkan tanah kavling yang aman, murah, serta tidak tertipu penjual bodong. Nah, berikut ini cara memilih tanah kavling yang baik.

Survei Secara Langsung

Agar Anda tahu wujud tanah kavling yang akan Anda beli, lebih baik survei atau datangi secara langsung lokasinya. Cara ini bisa menghindari penipuan dari agen yang tidak Anda kenal (baik online maupun offline).

Mengenal Sejarah Tanah Kavling Yang Dijual

Mencari tahu sejarah tanah kavling yang akan Anda beli adalah salah satu cara memilih tanah kavling yang baik dilakukan sebelum melakukan transaksi. Hal ini untuk menghindari adanya penjual bodong, mengetahui apakah tanah tersebut bekas kuburan, bekas tempat sampah, atau bekas kebun dan sawah. Gali informasi dari warga sekitar atau aparat desa jika tanah tersebut berubah bentuk.

Cek Fasilitas Pendukung

Beli tanah kavling yang memiliki fasilitas pendukung yang Anda butuhkan. Misalnya tersedianya air bersih, tempat ibadah, sarana pendidikan, tempat berobat, dan pendukung lainnya. Jika belum ada, pastikan bahwa fasilitas itu akan ada dimasa mendatang.

Perhatikan Akses Jalan Hingga Depan Tanah Kavling

Akses jalan umum menuju tanah kavling perlu Anda perhatikan karena jalan inilah yang akan memudahkan Anda keluar masuk area tersebut saat sudah digunakan.

Pastikan tanah kavling menyediakan akses jalan minimal muat untuk dua mobil bersimpangan. Inilah cara memilih tanah kavling yang baik untuk masa depan Anda.

Tanya Potensi Kerawanan Dari Area Tanah Kavling Yang Dijual

Sebelum memutuskan membeli tanah kavling, lebih baik hindari tanah kavling yang dekat dengan tempat-tempat berikut agar tidak mengganggu ketenangan.

  • Jalur listrik tegangan tinggi (SUTET)
  • Jalur pipa gas
  • Jalur perlintasan kereta api
  • Jalur jalan tol
  • Sungai berarus deras
  • Daerah rawan banjir dan rawan longsor
  • Terminal pesawat, bus atau angkot
  • Wilayah yang kemungkinan digusur pemerintah
  • Daerah rawan kejahatan

Baca juga : Apa Itu IMB dan Seberapa Pentingkah IMB untuk Bangunan Anda?

Periksa Keabsahan Sertifikat

Anda harus jeli dalam memeriksa surat kepemilikan tanah dan surat penting lainnya dengan kroscek ke RT, RW, Kelurahan, Kecamatan,  dan pejabat setempat. Hindari tanah kavling yang masih bersengketa untuk keamanan Anda.

Pilih Tanah Kavling Berumur Sedang

Tanah kavling berumur tua biasanya tanah yang tidak laku-laku, sedangkan tanah kavling yang terlalu muda umumnya harganya mahal. Cara memilih tanah kavling yang baik adalah dengan memilih tanah kavling yang umurnya sedang sehingga harga cukup masuk akal dan lokasinya cukup bagus.

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *