Bisa Dicontoh! Berikut 4 Cara Memulai Bisnis Startup yang Tepat

  • Share
Bisa Dicontoh! Berikut 4 Cara Memulai Bisnis Startup yang Tepat

Dapat mempunyai bisnis sendiri tentu menjadi impian bagi banyak orang. Pernyataan ini semakin dikuatkan dengan banyaknya orang mencari cara memulai bisnis startup di mesin pencari. Bisnis startup sendiri sejatinya merujuk pada perusahaan yang masih belum lama beroperasi. Lantas bagaimana cara memulai bisnis tersebut untuk pemula ? Simak ulasan selengkapnya berikut.

Langkah Menjalankan Bisnis Startup

Bisa Dicontoh! Berikut 4 Cara Memulai Bisnis Startup yang Tepat

 

1. Buat Produk atau Layanan yang Spesifik

Membuat produk atau suatu layanan merupakan tulang punggung dalam bisnis. Karena produk atau layanan inilah yang nantinya akan anda tawarkan apa pelanggan, dan menentukan apakah calon konsumen tertarik atau tidak. Jadi di awal sebaiknya tentukan produk spesifik yang ingin anda tawarkan, misalnya pakaian, makanan, dan lain sebagainya.

Atau jika bisnis startup yang anda jalankan bergerak pada bidang jasa, maka tentukan layanan spesifik apa saja yang ingin anda berikan. Nantinya pegembangan varian produk tentu sangat mungkin untuk dilakukan. Kendati demikian, produk dan layanan spesifik ini bisa menjadi dasar atau acuan dalam pengembangan tersebut.

2. Mencari Target Pasar

Cara memulai bisnis startup berikutnya yaitu mencari target pasar. Ini menjadi hal penting, karena tanpa adanya pelanggan maka bisnis anda tentu tidak bisa maju dan sukses. Dalam hal ini, target pasar yang lebih spesifik akan jauh lebih baik. Karena itu berarti produk atau layanan yang anda tawarkan benar benar merupakan kebutuhan dari pasar tersebut.

Sehingga dengan kata lain target pasar ini sudah pasti akan menjadi pelanggan. Nantinya anda bahkan dapat meminta feedback dari mereka, sehingga nantinya bisa menemukan buyer persona untuk digunakan dalam menentukan strategi pemasaran yang tepat. Strategi pemasaran yang tepat ini akan memungkinkan anda menjangkau pangsa pasar lebih luas.

3. Buat MVP (Minimum Viable Product)

MVP atau minimum viable product adalah fitur yang perlu untuk anda siapkan agar dapat memuaskan pelanggan tepat setelah bisnis dirilis. Maka dari itu, sebaiknya anda mengetahui MVP ini sebelum tanggal perilisan usaha. Bahkan membuat MVP akan memperbesar peluang sukses anda saat launching.

Yang bisa anda lakukan pada langkah ini yaitu tuliskan hal penting apa saja yang perlu ada di dalam bisnis, kemudian buat prototipe MVP yang memuat fitur sesuai keinginan, lalu rilis MVP segera agar dapat diakses oleh pasar, perhatikan feedback dari early adopters dan lanjutkan perilisan fitur baru sesuai dengan feedback pelanggan. Cara memulai bisnis startup ini penting untuk dilakukan.

4. Membuat Website Bisnis

Bisa Dicontoh! Berikut 4 Cara Memulai Bisnis Startup yang Tepat

Di zaman seperti sekarang, setiap bisnis memang perlu memiliki website pribadi untuk menerapkan digital marketing. Bahkan website ini menjadi fondasi untuk setiap bisnis online dan begitu dibutuhkan oleh bisnis offline. Di dalam website ini nantinya anda bisa menyediakan berbagai macam informasi yang berkaitan dengan bisnis.

Mulai dari produk atau layanan apa saja yang anda tawarkan dalam bisnis, detail kontak, jam operasional usaha, dan lain sebagainya. Semakin lengkap informasi yang diberikan, maka bisa meningkatkan reputasi usaha sekaligus mampu membangun kepercayaan antara bisnis dengan pelanggan.

Jadi penting di sini untuk membuat sebuah website yang user friendly, agar pelanggan dapat mengaksesnya secara mudah. Selain itu, pilih domain yang tepat untuk situs web tersebut. Pasalnya nama domain merupakan identitas dari bisnis anda yang akan diingat oleh para pelanggan. Cara memulai bisnis startup pada tahap ini sebaiknya mampu menunjukkan nama brand serta bidang industri.

Itulah beberapa cara dalam memulai bisnis startup bagi pemula. Tentu pada praktiknya, tidak akan selalu berjalan mulus dan mudah seperti kelihatannya. Maka dari itu, ada bagusnya untuk memulai bisnis dari hal sederhana baru kemudian mengembangkannya menjadi lebih besar. Jangan lupa untuk memiliki visi misi yang jelas agar lebih mudah dalam mengambil keputusan bisnis.

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *