Bagaimana Hukum Investasi dalam Islam ? Yuk Intip Perspektifnya di Sini!

  • Share
Bagaimana Hukum Investasi dalam Islam ? Yuk Intip Perspektifnya di Sini!

Investasi di zaman modern ini mulai banyak dilakukan oleh masyarakat. Di tanah air sendiri, kegiatan tersebut sudah begitu lazim dilakukan. Mengingat bahwa Indonesia merupakan negara dengan penduduk mayoritas pemeluk agama Islam. Lantas bagaimana sebenarnya hukum investasi dalam Islam ? Yuk simak ulasan selengkapnya berikut.

Mengenal Hukum Investasi dari Perspektif Islam

Investasi di dalam ajaran Islam disebut sebagai mudharabah, yaitu menyerahkan modal kepada seseorang atau pihak yang berniaga sehingga nantinya orang yang memberi modal ini akan memperoleh persentase keuntungan. Investasi ini termasuk ke dalam bagian dari kegiatan muamalah, atau kegiatan mengatur berbagai hal berkaitan dengan aktivitas sesama umat manusia.

Aktivitas muamalah sendiri memang harus dilakukan oleh setiap muslim. Sehingga manusia dianjurkan untuk melakukan investasi sejak dini, karena investasi juga berfungsi menjaga keberlangsungan hidup manusia. Terlebih kegiatan ini akan menghindarkan manusia dari perbuatan penimbunan uang yang mana dilarang oleh Allah SWT.

Kendati demikian, Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi sportivitas dalam berbagai bidang termasuk itu cara menjalankan bisnis keuangan hingga cara berinvestasi. Jadi, hukum investasi dalam Islam boleh dilakukan asalkan tidak berdasar modal modal bisnis tidak jujur atau bisnis spekulatif maupun yang dilakukan dengan riba.

Sepanjang kegiatan investasi didasarkan pada kejujuran, dilakukan secara sukarela oleh yang bersangkutan, tanpa penipuan, dan bebas dari unsur haram maupun syubhat. Maka investasi dalam berbagai instrumen diperbolehkan, karena memenuhi prinsip prinsip dasar investasi yang tidak melanggar ajaran agama Islam.

Bentuk Investasi Syariah yang Diperbolehkan

1. Menyewakan Lahan

Menyewakan lahan termasuk sebagai bentuk investasi yang diperbolehkan dalam Islam, karena Rasulullah SAW juga pernah melakukan investasi seperti ini seperti dalam hadits Muslim 1551 dan HR Bukhari 2329. Dalam hadits dijelaskan bahwa Rasulullah SAW menyerahkan ladang daerah Khaibar dan kebun kurma pada bangsa Yahudi.

Bangsa Yahudi menggarap ladang dan kebun dengan biaya sendiri. Perjanjiannya yaitu Rasulullah SAW nantinya mendapat setengah dari hasil panen. Jadi hukum investasi dalam Islam untuk penyewaan lahan diperbolehkan. Jenis investasi ini tentu sangat cocok bagi anda yang memiliki kebun atau sawah yang belum tergarap.

2. Ternak Hewan

Bagaimana Hukum Investasi dalam Islam ? Yuk Intip Perspektifnya di Sini!

Tidak hanya berbentuk lahan, ternak hewan juga merupakan bentuk investasi yang diperbolehkan. Bahkan ternak hewan seperti unggas, kambing, hingga sapi bisa mendatangkan keuntungan yang berlimpah. Bagaimana tidak, harga kambing dan sapi saat ini cukup tinggi. Sementara unggas sudah menjadi kebutuhan sehari hari sehingga penjualannya akan mudah.

3. Investasi Produk Perbankan Syariah

Bank syariah hadir untuk kebutuhan para muslim di dalam negeri. Bank syariah ini juga menawarkan beberapa produk investasi yang tentunya dijalankan dengan menerapkan prinsip prinsip yang sesuai dengan syariat. Keuntungan yang diperoleh tentunya bukan berbentuk bunga tetap, melainkan dalam bentuk bagi hasil.

4. Emas

Menurut hukum investasi dalam Islam, emas menjadi salah satu bentuk investasi yang diperbolehkan. Tentu jenis investasi ini akan sangat menguntungkan, karena harga emas relatif cukup stabil. Di sini, anda bisa membeli emas batangan secara langsung maupun melalui pegadaian. Nantinya anda bisa menjual emas saat harganya sedang naik untuk mendapat keuntungan.

Jadi dari ulasan di atas bisa disimpulkan bahwa melakukan investasi diperbolehkan menurut hukum Islam, namun dengan syarat bahwa aktivitas yang dilakukan tidak melanggar syariat. Produk investasi yang dipilih wajib terbebas dari unsur haram, terhindar dari penipuan, spekulasi, dan unsur riba. Jika memilih produk investasi dari perbankan, sebaiknya pilih bank yang berbasis syariah.

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *